Minggu, 21 Agustus 2011
Merdekakah kita...????
Setiap tanggal 17 Agustus kita semua, seluruh lapisan masyarakat merayakan kemerdekaan meskipun kita sendiri masih belum tahu pasti ngerti merdeka itu apa, merdeka dari apa.....memasang bendera didepan rumah (halaman), yang kita tahu hanya ada upacara bendera disetiap sekolah, instansi pemerintah (bukan swasta).
Kemerdekaan itu selalu bersumber dari apa untuk apa, apakah kita bisa menikmati kemerdekaan....padahal masih saja biaya sekolah mahal, kesehatan mahal, sembako mahal....trus yang merdeka itu siapa dong.....yang bisa memaknai ato yang bisa merasakan kongkritnya kemerdekaan itu hanyalah napi (narapidana)...lo kok bisa.....iya la...setiap kali tanggal 17 Agustus, setiap napi mendapat remisi, entah itu 1 hari, 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan bahkan mungkin bisa bebas.....nah lo.....
Sekarang ini, adakah kemerdekaan buat kita, rakyat kecil (miskin) dalam arti yang kongkrit???? rasanya merdeka itu hanyalah pernyataan bukanlah sikap ato kehidupan kita....hidup mapan jadi susah, semakin susah...pembagian ato pemerataan kesejahteraan hidup tidaklah merata....yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin....sungguh ironis negeri ini....negara kaya tetapi rakyatnya masih ada yang makan nasi aking, pake' koteka....kita mencari hidup saja harus keluar negeri jadi TKI….ujung-ujungnya jadi babu disana….maaf beribu-ribu maaf…maaf lahir batin…apakah tidak ada cara yang lebih baik untuk mencari kehidupan saja harus jadi TKI, padahal Indonesia kaya raya….gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerto raharja…..siapa yang bersalah ato siapa yang harus disalahkan….????
Setiap kali ada sembako gratis atau sembako murah pastilah “pesertanya” membludak, sampai-sampai ada yang rela berpanas-panas ria, terinjak-injak bahkan jatuh korban….sebegitu miskinnya saudara-saudara kita….ironis sekaligus miris…..harusnya para pemimpin atau para elit kita tahu dan sadar bahwa ini lo…potret rakyat kita, kemiskinan masih tidak banyak berkurang bahkan rasa-rasanya makin banyak saja meski secara data statistik bahwa kemiskinan “hanya” 12% turun dari sebelumnya 15% di tahun sebelumnya…. Harusnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa tanpa terkecuali…sedangkan para anggota dewan yang nota bene wakil rakyat, hidup bergelimang uang, fasilitas, masih saja korupsi….ada apa ini….
Kemerdekaan harus menjadi milik kita semua bukanlah segelintir orang….semua berhak untuk itu…para elit politik, para intelektual harus bertanggung jawab terhapa kemiskinan rakyat ini, jangan hanya diam atau pura-pura tidak tahu, hanya menikmati merdeka sendiri tanpa peduli orang lain….sebaik-baiknya orang adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain….kemarin, kita boleh kurang baik tetapi hari esok harus lebih baik….M.E.R.D.E.K.A……….
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar